Adu Visi Misi di Aula Kebidanan: Dua Paslon BEM Poltekkes Kemenkes Gorontalo Siap Bersaing Sehat

Adu Visi Misi di Aula Kebidanan: Dua Paslon BEM Poltekkes Kemenkes Gorontalo Siap Bersaing Sehat

GORONTALO – Memasuki masa transisi kepemimpinan mahasiswa, Poltekkes Kemenkes Gorontalo sukses menyelenggarakan kegiatan Debat Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Periode Kerja 2026. Mengusung tema tajam “Gagasan, Integritas, dan Solusi untuk Mahasiswa”, acara ini berlangsung dengan khidmat pada Jumat, 26 Juni 2026.

Guna mengakomodasi seluruh elemen kampus, penyelenggaraan debat tahun ini dilaksanakan dengan sistem hybrid. Kegiatan luring berpusat di Aula Kebidanan Lantai 2, sementara pelaksanaan daring difasilitasi melalui platform Zoom Cloud Meetings sejak pukul 14.00 WITA hingga selesai.

Acara bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur 3 Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Sri Susanti Papuke, S.Kep., Ners., M.Kep. Meskipun tidak semua pimpinan dapat hadir secara langsung di lokasi, dukungan tetap mengalir dari ruang virtual. Terpantau sejumlah Ketua Jurusan beserta Penanggung Jawab (PJ) Kemahasiswaan dari berbagai jurusan turut hadir dan antusias mengikuti jalannya adu gagasan melalui layar Zoom.

Baca Juga :  ALD Prodi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan Tahun 2022

Ajang pesta demokrasi tingkat kampus ini mempertemukan dua pasangan calon yang siap membawa perubahan positif bagi almamater:

  • Pasangan Nomor Urut 1: Moh. Rizky Pakaya dan Asya Ramadhani Pasangan ini hadir dengan visi utama: “Menghadirkan BEM sebagai ruang bertumbuh, bergerak, dan berdampak bagi seluruh mahasiswa Poltekkes Kemenkes Gorontalo.” Keduanya menitikberatkan misi pada pengembangan kapasitas mahasiswa, penguatan peran organisasi sebagai mitra aktif, serta tata kelola kemahasiswaan yang responsif dan terbuka.

  • Pasangan Nomor Urut 2: Walvin Nur Sya’ban Bukulu dan Dian Ishak Pasangan ini menawarkan visi: “Membangun BEM Poltekkes yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan melalui penguatan sistem organisasi, keterlibatan mahasiswa, serta program kerja yang berdampak.” Misi yang mereka bawa berfokus pada sistem organisasi yang efektif, komunikasi terbuka, sinergitas lintas elemen, serta perwujudan budaya inovatif bagi mahasiswa kesehatan.

Baca Juga :  Pendaftaran SPMB Jalur Mandri di Perpanjang Sampai 09 Juni 2025

Sepanjang acara, kedua paslon saling memaparkan argumentasi, beradu gagasan secara konstruktif, serta merumuskan solusi konkret untuk menjawab berbagai dinamika yang dihadapi mahasiswa saat ini.

Kegiatan debat ini diharapkan menjadi panggung edukasi politik kampus yang cerdas. Melalui adu program kerja dan visi-misi ini, seluruh mahasiswa diharapkan dapat memberikan hak pilih mereka secara objektif dan rasional demi melahirkan pemimpin BEM yang berintegritas dan mampu membawa dampak nyata bagi Poltekkes Kemenkes Gorontalo.

Loading

Bagikan dengan :
Translate »