Pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Pelayanan kefarmasian sebagai bagian dari pembangunan kesehatan mempunyai peran untuk menjamin penggunaan sediaan farmasi dan alat kesehatan secara rasional, aman, dan bermutu di semua sarana pelayanan kesehatan.
Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Hal ini sejalan dengan paradigma yang sedang berkembang di Indonesia, yaitu paradigma asuhan kefarmasian atau pharmaceutical care. Jika sebelumnya pelayanan kefarmasian lebih berfokus kepada produk atau manajemen logistik (product oriented).
Program studi Diploma III Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo menerapkan kurikulum yang mengacu pada SN-Dikti, KKNI, Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 573/Menkes/SK/VI/2008 tentang Standar Profesi Asisten Apoteker, dan Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/III/11676/2016 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Diploma III Farmasi.
Jumlah total SKS pada Prodi D-III Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo sejumlah 108 SKS yang disebar dalam enam semester (tiga tahun), yang terdiri dari 88 SKS Mata kuliah Inti (37 Mata Kuliah), 20 SKS Mata Kuliah Institusional/Muatan Lokal (10 Mata Kuliah). Adapun gelar akademik yang disandang oleh lulusan adalah Ahli Madya Farmasi (A.Md. Farm.).
Pendidikan D3 memiliki bobot studi : 60% Praktek dan 40% teori, sehingga lulusannya memiliki skill yang spesifik untuk menjadi tenaga terampil yang matang dalam dunia kerja. lulusan Program Studi Diploma III Farmasi memiliki peran sebagai tenaga teknis kefarmasian di tempat pelayanan kesehatan nantinya, dalam menjalankan tugasnya mempunyai peran sebagai :

  1. Pelaksana pelayanan kesehatan dibidang Farmasi pada Farmasi Komunitas (di toko obat, apotek, dan puskesmas)
  2. Pelaksana pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit
  3. Pelaksana pendistribusian sediaan Farmasi (di Pedagang Besar Farmasi, Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota/Provinsi)
  4. Pelaksana produksi sediaan farmasi (di industri farmasi)
  5. Pelaksana pengumpul dan pengelola data untuk penelitian (pemeriksaan dan pengujian di BPOM, Lab. Kesehatan, instansi lainnya)

Program Studi D-III Farmasi

Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Official e-mail: d3farmasi@poltekkesgorontalo.ac.id

Close Menu