367 Mahasiswa Polkesgo Ikut PKLT di Kecamatan Tilango dan Telaga Jaya

367 Mahasiswa Polkesgo Ikut PKLT di Kecamatan Tilango dan Telaga Jaya

Polkesgo, Gorontalo – Sebanyak 367 mahasiswa polkesgo mengikuti Praktek Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) di kecamatan Tilango dan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. Rabu, (24/04/2024).

Kurang Lebih 18 hari mahasiswa akan melaksanakan PKLT di dua kecamatan yang sudah ditentukan oleh pihak institusi. Sebelumnya juga mahasiswa mendapatkan coaching selama 2 hari, dari tanggal 22 dan 23 April 2024.

PKLT sendiri bertujuan untuk mahasiswa dapat mengaplikasikan teori-teori yang telah diperoleh pada saat kuliah untuk diimpelementasikan kepada masyarakat yang menjadi sasaran PKLT keluarga memiliki balita stunting dan penderita DM dan juga memberikan pengalaman belajar lapangan kepada mahasiswa untuk melakukan pengkajian data, identifikasi masalah Kesehatan, menentukan prioritas masalah, menyusun rencana kegiatan, implementasi rencana kegiatan dan melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan.

Baca Juga :  Seminar Nasional Gizi : Transformasi Sistem Kesehatan Melalui Inovasi Pemanfaatan Pangan Lokal Sebagai Alternative Pencegahan Stunting Dan Penyakit Tidak Menular

Tema PKLT tahun 2024 ini berfokus pada Pencegahan Stunting dan Penyakit Diabetes Mellitus dengan pendekatan Interprofessional Education dan Interprofessional Collaboration (IPE-IPC).

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Sambut Mahasiswa yang akan melaksanakan PKLT

Mewakili Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Assistant III Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Gorontalo Haris Suparto Tome, menyambut baik kehadiran mahasiswa Poltekkes Kemenkes Gorontalo.

Penyambutan kedatangan para mahasiswa itu, dilakukan di Aula Kantor Camat Tilango, Kabupaten Gorontalo. Rabu (24/04/2024).

Sebagaimana dikatakan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dalam sambutan tertulisnya, pelaksanaan praktik kerja lapangan terpadu itu menarik bagi dirinya. Pasalnya, dalam PKLT tema yang diangkat adalah Pencegahan Stunting dan Penyakit Tidak Menular, khususnya Diabetes Mellitus, dengan pendekatan Interprofessional Education dan Interprofessional Collaboration (IPE-IPC).

“Artinya sambil adik-adik mahasiswa belajar di masyarakat, adik-adik juga melakukan kolaborasi dengan institusi terkait yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Puskesmas, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa,” kata Haris Suparto Tome, membacakan sambutan tertulis Bupati Gorontalo.

Baca Juga :  Coaching Persiapan PKLT Polkesgo : Pencegahan Stunting dan Penyakit Tidak Menular

Dalam sambutan tertulisnya Bupati Gorontalo berharap,  dengan kehadiran mahasiswa Politeknik Kesehatan Gorontalo melaksanakan PKLT di Kecamatan Tilango dan Telaga Jaya, akan memberikan tambahan energi, dalam upaya menurunkan prevalensi stunting dan masalah kesehatan lainnya, termasuk upaya mencegah dan mengendalikan Penyakit Tidak Menular seperti Hipertensi dan Diabetes Mellitus.

Pada akhir sambutan tertulisnya, Bupati Gorontalo mengucapkan Terima kasih kepada seluruh Civitas Akademika Politeknik Kesehatan Gorontalo, yang telah memilih Kabupaten Gorontalo, khususnya Kecamatan Tilango dan Telaga Jaya sebagai tempat PKLT.

Loading

Bagikan dengan :
Translate »