KABUPATEN GORONTALO – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Gorontalo secara resmi menyelenggarakan acara penutupan Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) bagi mahasiswa program studi Sarjana Terapan dan Diploma Tiga. Kegiatan penutupan ini dilangsungkan di Kabupaten Gorontalo, dengan Kecamatan Boliyohuto bertindak sebagai tuan rumah acara. Kamis (30 April 2026).
Acara puncak PKLT ini secara resmi ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Dr. Abdul Waris, S.Pd, M.Pd, yang hadir mewakili Bupati Gorontalo.
Implementasi Interprofesional di Tengah Masyarakat
Pelaksanaan PKLT ini menerjunkan ratusan mahasiswa yang didampingi oleh 91 dosen pembimbing. Para mahasiswa tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Gorontalo, yakni Kecamatan Boliyohuto, Tolangohula, Mootilango, dan Asparaga. Selama pelaksanaan tugas di lapangan, mahasiswa mengimplementasikan pendekatan Interprofessional Education (IPE) dan Interprofessional Collaboration (IPC) secara nyata di tengah masyarakat.
Direktur Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Masrif, SKM, M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PKLT bertujuan untuk memberikan pengalaman lapangan yang komprehensif guna membentuk pengetahuan, sikap, dan keterampilan mahasiswa. Berbagai program intervensi kesehatan telah dilaksanakan, di antaranya:
- Pemantauan deteksi dini dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM).
- Intervensi gizi berbasis pangan lokal.
- Pendampingan terhadap ibu hamil dan ibu menyusui.
- Edukasi penggunaan obat tradisional dan antibiotik yang tepat sasaran.
-
Pengelolaan sanitasi lingkungan, termasuk penanganan persoalan sampah dan pemantauan kelayakan jamban.
“Kami telah menyusun laporan eksekutif yang diserahkan kepada pemerintah daerah dan pemerintah desa sebagai bagian dari akuntabilitas dan transparansi institusi,” tegas Masrif. Beliau juga menekankan bahwa Poltekkes Kemenkes Gorontalo telah merencanakan program pembinaan wilayah berkelanjutan selama tiga tahun ke depan untuk memastikan keberlangsungan progres kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
![]()
Apresiasi Pemerintah Daerah dan Sinergi Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Gorontalo memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi nyata para mahasiswa beserta dosen Poltekkes Kemenkes Gorontalo. Dr. Abdul Waris secara khusus menyoroti pencapaian luar biasa mahasiswa dalam mengidentifikasi masalah kesehatan pada 1.380 Kepala Keluarga (KK).
“Pemerintah Kabupaten Gorontalo menilai bahwa hasil dari kegiatan PKLT ini diharapkan tidak berhenti sebagai laporan semata, tetapi dapat menjadi bahan rekomendasi yang aplikatif dan berkelanjutan dalam mendukung program pembangunan kesehatan daerah,” ujar Dr. Abdul Waris.
Beliau juga menyambut baik rencana program pendampingan lanjutan dari Poltekkes, serta berharap kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah yang telah tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) dapat terus diperkuat sebagai strategi peningkatan sumber daya manusia dan pelayanan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam menjadikan Kabupaten Gorontalo sebagai mitra strategis untuk mendukung pembangunan kesehatan daerah secara khusus, dan berkontribusi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Gorontalo secara umum.
![]()
