Sabtu 27 Februari 2021 bertempat di Kantor Kecamatan Kabila Kab. Bone Bolango telah di laksankan penutupan sekaligus penarikan mahasiswa Praktek Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) Poltekkes Kemenkes Gorontalo 2021/2022.

Sebanyak 273 mahasiswa yang berasal dari program studi D3 Farmasi, D3 Gizi, D3 Kebidanan, dan D3 Keperawatan telah melaksanakan PKLT selama 21 hari, keperawatan 14 hari. Acara penutupan ini dihadiri oleh Bupati Bone Bolango yang di wakili oleh Sekretaris Daerah Kab. Bone Bolango, Kepala Dinas Kab. Bone Bolango, Direktur Poltekkes Gorontalo, Camat Kabila bone Bolango, Dandim Kabila, Kepala, Kepla Puskesmas Kecamatan Kabila dan kepala-kepala desa/Kelurahan Kecamatan Kabila. Sekretaris Daerah Kab. Bone Bolango dalam sambuntanya beliau menyampaikan terima kasih kepada Poltekkes Kemenkes Gorontalo karena telah memilih melaksankan PKLT di Kecamatan Kabila, “dengan adanya PKLT ini pemerintah daerah terbantu mengangkat dan memberikan pencerahan, pengetahuan dan sikap terutama dalam mengahdapi situasi sekarang ini” ujarnya. Kegiatan PKLT yang dilaksanakan bertujuan untuk melatih mahasiswa agar lebih mengenal peran dan tanggung jawab sesuai bidang keilmuannya, sehingga diharapkan mampu berkolabolari dengan baik saat melakukan upaya preventif, promotif, dan kuantitatif masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Tujuan lainya untuk melakukan pengkajian dan pengumpulan data pada keluarga di 7 desa dan 1 keluarahan, analisis data, menentukan masalah kesehatan dan prioritas masalah pada keluarga, menyusun rencana pemecahan masalah, melakukan implementasi dan evaluasi terhadap masalah. Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksankan oleh mahasiswa PKLT terdiri dari 11 kegiatan :
  1. Pemeriksaan gula darah, kolestrol, asam urat kepada lansia
  2. Penyuluhan kesehatan reproduksi, penyalahgunaan napza, dan mengenal kosmetik yang aman dan berbahaya bagi remaja
  3. Penyuluhan tentang isi piringku
  4. Penyuluhan tentang stunting dan MP-ASI
  5. Penyuluhan dan demostrasi senam hamil bagi para ibu hamil
  6. Revitalisasi posyandu remaja dengan pendekatan serambi remaja
  7. Pembuatan pojok Herbal disetiap desa/keluarhan dan kantong herbal sebagai informasi pemanfaatan obat tradisional
  8. Penyuluhan kepatutan minuman obat bagi penderita TB Paru
  9. Demostrasi pembuatan ramuan untuk penyakit tidak menular
  10. Pembentukan kader remaja anti anemia/kartini (desa Dutohe) diharapkan dapat diikuti desa lainnya
  11. Pembentukan kelompok sebaya remaja Aserfatif (karang Taruna) di desa Dutohe Barat.
Direktur Poltekkes Kemenkes gorontalo dalam sambutannya berharap seluruh kegiatan yang telah di laksanakan oleh mahasiswa PKLT nantinya akan ada tindak lanjut kerja sama  untuk melakukan kemajuan tridarma perguruan tinggi “kita akan jadikan lokus dikecamatan kabila ini sebgai lokus binaan Poltekkes Kemenkes Gorontalo, ini sebagai implementasi kelanjutan dari kegiatan yang telah di laksanakan. kedepannya kegiatan ini akan di laksanakan di kecamatan-kecamatan lainnya” Direktur Poltekkes Kemenkes Gorontalo juga menyampaikan permohonan maaf bila pada kegiatan yang di laksanakan oleh mahasiswa PKLT ini terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Dengan harapan mahasiswa yang turun langsung ke wilayah praktek mahasiswa dapat mengimplementasikan dan bisa mendapatkan pelajaran yang banyak. sehingga pada saat menjadi seorang tenaga kesehatan mereka sudah bisa melayani seperti apa yang diterima dan pengalaman yang didapatkan dalam pelaksanaan PKLT. Acara penutupan ini di rangkainakan denganpemberian plakat untuk Kabupaten Bone Bolango, serta di rangkaiankan dengan acara lomba isi piringku yang diwakili oleh tiap2 desa/keluarahan, pemebrian hadian kepada pemenang lomba isi piringku dan pemberian plakat kepada setiap desa/keluarahan di Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango.
Bagikan dengan :