Poltekkes Kemenkes Gorontalo melaksanakan Yudisium Periode II Tahun Akademik 2024/2025 untuk Program Studi Sarjana Terapan dan Diploma Tiga pada Kamis, 11 Desember 2025. Sebanyak 94 peserta mengikuti prosesi ini sebagai tahap akhir sebelum dinyatakan resmi menyandang gelar lulusan dan melanjutkan ke proses wisuda.
Kegiatan berlangsung secara khidmat dengan dihadiri Wakil Direktur I, II, dan III, para ketua jurusan, sekretaris jurusan, kepala unit, kepala pusat, dosen, serta tenaga kependidikan.
Direktur Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Masrif, SKM., M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium. Ia menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah awal mahasiswa memasuki dunia profesional yang penuh tantangan.
![]()
Dalam penjelasannya, Direktur menekankan bahwa proses yudisium adalah bagian dari tahapan akademik yang harus dijalani setiap mahasiswa sebelum resmi dilepas sebagai lulusan. Ia juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi persaingan, baik dalam sektor pemerintah maupun swasta.
“Mulai hari ini status Anda berubah. Anda sudah menjadi lulusan, bersiap menerima ijazah, mengikuti wisuda, dan menggunakan gelar profesi Anda. Persaingan di luar sana nyata, tetapi peluang juga besar. Tergantung bagaimana Anda memanfaatkannya,” ujarnya.
Pada bagian lain sambutannya, Direktur mengingatkan para lulusan untuk tetap menjaga nama baik institusi serta membangun hubungan yang baik dengan dosen dan kampus, terutama dalam hal informasi peluang kerja. Ia menegaskan bahwa budaya kerja yang ditekankan dalam transformasi kesehatan adalah kemampuan eksekusi, bukan sekadar merencanakan.
“Jagalah nama baik Poltekkes Kemenkes Gorontalo di mana pun Anda berada. Jika ada keluhan atau kebutuhan, sampaikan dengan cara yang santun. Kita keluarga besar, dan komunikasi selalu terbuka,” tambahnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada para lulusan agar tetap percaya diri, menjaga etika, dan mempersiapkan masa depan dengan baik. Termasuk peluang melanjutkan pendidikan, berwirausaha, atau langsung memasuki dunia kerja.

Menutup sambutannya, Direktur menyampaikan permohonan maaf jika dalam proses pembinaan selama ini terdapat kekurangan. Ia berharap para lulusan segera mendapatkan pekerjaan sesuai kompetensi dan mengabdi di berbagai sektor kesehatan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Himne Guru dan Bagimu Negeri oleh seluruh peserta yudisium sebagai penutup acara.
![]()
